Penembakan Terjadi Lagi, 5 Karyawan Freeport Terluka

inggu, 16 Agustus 2009 | 14:52 WIB
Laporan wartawan KOMPAS Aryo Wisanggeni G

TIMIKA, KOMPAS.com — Penembakan kembali terjadi di areal PT Freeport Indonesia, Kabupaten Mimika, Papua, kembali terjadi Minggu (16/8). Bus karyawan ditembak saat dalam perjalanan dari Terminal Bus PT Freeport Indonesia di Gorong-gorong, Timika, ibu kota Kabupaten Mimika, menuju Checkpoint Milepost 50.

Sumber tidak resmi menyebutkan, penembakan bus yang terjadi sekitar pukul 15.00 WIT itu menyebabkan lima karyawan PT Freeport Indonesia terluka. Dilaporkan bahwa kelima karyawan itu tidak terkena peluru, tetapi luka terkena serpihan kaca bus yang dikemudikan Sarifudin itu hancur diterjang peluru. Ada pula karyawan yang luka lecet.

Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh konfirmasi resmi dari polisi ataupun PT Freeport Indonesia. Sumber tidak resmi menyebutkan kelima karyawan yang terluka itu adalah Ferdinandus, Credo Sahing, Baharuddin, Herman, dan Hendrik Ginsu.timika

64 TAHUN NKRI, FREEPORT MERDEKA

Detik-detik menjelang perayaan usia 64 tahun Negara Indonesia ini, terjadi masalah krusial bangsa yang terus dibiarkan. Terhitung sejak bulan Juli 2009 saja, orang tak dikenal berondong tembakan yang menewaskan karyawan PT.FI dalam areal investasi PT. Freeport Indonesia di Timika Tanah Papua sampai saat ini tanpa sebuah penyelesaian yang bermartabat oleh Bangsa Indonesia jelang HUT Nasional negara. Inilah bukti bahwa lingkaran keadilan bagi investasi diutamakan selama ini, terutama keberada Freeport di Papua lebih merdeka dibanding kemerdekaan Indonesia maupun kedaulatan rakyat Papua. Gunung dibor, lingkungan di cemari, rakyat di pindahkan dari habitat aslinya bahkan pulau Papua bagian barat ( Sorong-Maroke) dijual secara sistematik dalam rasio penentuan detik-detik integrasi Papuawamena

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.